Aspek Produksi
Keputusan
yang diambil oleh sebuah organisasi mengenai produk yang ditawarkan mempunyai
dampak penting terhadap kinerja suatu perusahaan. Sebagian keputusan bisnis
mempunyai dampak yang cukup luas, misalnya pilihan mengenai produk baru dan pengembangan
– pengembangan produk. Keputusan – keputusan seperti ini menyentuh setiap
bidang fungsional dan mempengaruhi segala lapisan organisasi.
Pola pengambilan keputusan umumnya seperti yang
diuraikan pada gambar. Data yang diolah menjadi informasi merupakan unsur yang
terpenting sebagai masukan di dalam system pengambilan keputusan yang
selanjutnya disalurkan melalui prosedur untuk melakukan peramalan. Hasil
peramalan yang diperoleh akan merupakan kumpulan alternative kemungkinan yang
bias terjadi.
Ada empat pengambilan keputusan yang sering
dihadapi dalam manajemen operasional .
- Peristiwa yang pasti(certainty)
- Peristiwa tidak pasti (uncertainty)
- Peristiwa dengan resiko (Under risk)
- Peristiwa akibat konflik antar lembaga (institusional conflict)
Pola pengambilan keputusan pada umumnya diawali
dari pengolahan data menjadi informasi sebagai masukan di dalam system pengambilan
keputusan, selanjutnya disalurkan melalui prosedur untuk dilakukan peramalan. Hasil
dari peramalan yang diperoleh menjadi kumpulan alternative kemungkinan yang bias
terjadi.
Produksi produk biasanya timbul setelah
dilakukan riset atau penelitian terhadap konsumen, produk apa yang sedang di
inginkan konsumen serta sesuai dengan kebutuhan. Perencanaan dan pengembangan produk
pada hakikatnya meliputi berbagai macam aktifitas marketing dan hal tersebut
merupakan sebuah fungsi yang berioentasi pada konsumen.
Analisa dalam aspek produksi adalah untuk
menilai kesiapan perusahaan dalam menjalankan usahanya dengan menilai ketetapan
lokasi dan layout serta kesiapan mesin yang digunakan.
Menurut Kasmir (2003) tujuan yang hendak dicapai
dalam penilaian aspek produksi adalah :
- Agar perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat
- Agar perusahaan dapat menentukan layout yang sesuai dengan proses produksi yang dipilih, sehingga memberikan efisiensi
- Agar perusahaan dapat menentukan teknologi yang tepat dalam menjalankan produksinya
- Agar perusahaan dapat menentukan metode perusahaan yang paling baik
- Agar dapat menentukan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan sekarang dan dimasa yang akan datang.
Purba (2002) studi aspek produksi dalam studi
kelayakan bisnis dilakukan untuk menjawab pertanyaan “ apakah proyek mampu
untuk mengahasilkan produk setiap tahun sesuai dengan permintaan pasar selama
umur proyek ditinjau dari segi kuantitas, kualitas, kontinuitas maupun harga.