Kenali
Gejala Speech Delay atau lambat Bicara Pada Anak
Hello
para Mom’s and Daddy…. Anak anda telat berbicara ?? jangan sepelekan …,,,,,,,,
Mom’s……………Usia 1-3 merupakan Periode Emas,
pada masa ini bukan hanya tumbuh kembang fisik saja yang menjadi perhatian para
orangtua, namum komunikasi juga merupakan
perkembangan yang penting pada masa usia ini.
Ingat
Mom’s Tidak semua anak mengalami perkembangan komunikasi yang baik, Speech delay atau telat bicara merupakan
salah satu masalah yang sering ditemui.
Banyak
kasus yang terjadi disekitar kita , sering kali anak yang terlambat bicara
merupakan hal yang dianggap biasa dan bukanlah suatu kelainan.
Normalnya
anak usia 1,5 tahun sudah bisa mengucapkan kata sederhana seperti mama, papa,
kakak , ini, nggak.
Bagaimana
Jika anak sudah mencapai usia 2 atau 3 tahun tetapi belum bisa berbicara dengan
lancar atau hanya bisa mengucapkan potongan kata saja, anak tersebut
dikategorikan pada speech delay atau
telat bicara.
Tahapan
Perkembangan bicara pada Anak
Yukss
Mom kita ketahui perkembangan bicara pada anak
Sebelum 12 Bulan
Pada
usia ini penting untuk memperhatikan tanda – tanda apakah anak menggunakan
suaranya untuk berkomunikasi dengan lingkungan. Ocehan dan gumam adalah tanda
perkembangan awal bicara. Pada usia menginjak 9 bulan anak akan berceloteh
mengucapkan kata – kata kombinasi antara
vocal dan konsonan secara berulang – ulang seperti ma- ma- ….. pa- pa,……. Ba-ba….pada
usia ini anak mulai tertarik pada suaru dan mulai mengenali benda yang ada
disekitarnya
Usia 12 – 15 bulan
Pada
rentang usia ini kosa kata yang digunakan lebih luas ketika sedang mengoceh,
seperti menyebutkan P, M, N dan mulai meniru yang dibuat oleh anggota keluarga
lainnya. Selain itu anak juga mulai mengenal kalimat perintah sederhana seperti
“tolong ambilkan nak”.
Usia 18 – 24 bulan
di
usia ini anak menyatakan lebih dari 20 kata dan pada saat menginjak usia 2
tahun menyatakan lebih kurang 50 kata. Pada saat usia tepat 2 tahun anak juga mulai menggabungkan dua kata
untuk membentuk kalimat sederhana, dan mengenali objek yang umum dalam gambar
atau kenyataan yang dilihatnya sehari – hari seperti ,menunjukkan mata , hidung. Dan ketika ditanya dan mengerti
dua tahap kalimat perintah seperti”
tolong ambilkan mainan itu dan berikan pada mama”.
Usia 2 sampai 3 tahun
Kosakata
anak seharunya meningkat menjadi lebih banyak , biasanya anak dapat
menggabungkan tiga kata atau lebih kata menjadi satu kalimat. Pemahaman anak
juga meningkat.
Masalah telat berbicara
dialami 5 – 10 persen anak – anak usia prasekolah dan cenderung lebih sering
dialami anak – anak laki – laki ketimbang perempuan ( nah Lho………)
Keterlambatan bicara pada
anak bisa disebabkan berbagai faktor diantaranya:
Mengalami
Hambatan pendengaran
Bila
anak mengalami kesulitan dalam pendengaran secara otomatis anak kesulitan
meniru, memahami
Gangguan
perkembangan otak
Adanya
gangguan pada daerah oral – motor di otak mengakibatkan anak kesulitan
menggunakan bibir, lidah dan rahang untuk menghasilkan bunyi.
Minimnya
Komunikasi
Interaksi
dan komunikasi antara orang tua dan anak bisa menstimulasi anak memperbanyak
kosakata. Sayangnya , beberapa orangtua banyak yang tidak menyadari jika
komunikasi mereka berpengaruh terhadap
perkembangan anak
Faktor
televisi dan Gadget
Anak
yang sering menonton televise dan bermain gadget akan menjadi pendengar yang
pasif. Dimana anak hanya menerima tanpa harus mencerna dan memproses informasi
yang masuk.
Problem
Bilingual
Penerapan
dua bahasa di lingkungan keluarga , banyak membuat anak telat bicara. Hal ini
dikarenakan anak belum siap, karakter anak yang berbeda – beda . sebaiknya
kenalkan dulu bahasa ibu, kalau sudah matang anak sudah dapat menyebutkan mama
papa. Orang tua dapat mengenalkan bahasa lainnya.
Adanya
masalah keturunan
Keterlambatan
bicara juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan.
Meskipun
belum ada penelitian yang bisa membuktikan kebenaran, tapi anak yang mengalami speech delay memiliki riwayat keluarga yang mengalami gangguan yang
sama.
Apa
yang harus dilakukan?
- Saat orang tua mengetahui keterlambatan bicara sebaiknya :
- Konsultasi anak pada dokter tumbuh kembang anak dan psikolog
- Berikan anak kesempatan untuk berinteraksi dan bermain dengan teman sebayanya.
- Mama bisa menstimulasi anak dengan mengajaknya berkomunikasi meskipun anak belum mampu berbicara dengan baik. Mama bisa mengajak anak dengan cara bernyanyi atau mendongeng
- Ajarkan kata pada anak dengan pengucapan yang jelas. Usahakan anak melihat bibir mama ketika mengucapkan kata – kata tersebut.
Berapa
usia anak anda mengenali adanya masalah dalam tumbuh kembang merupakan penting
agar masalah yang ditemukan dapat diatasi sejak dini.
Yuks
Mom’s selalu perhatikan proses tumbuh kembang anak dengan cermat
Keyword
: kesehatan, mengenali, speech delay, lambat
bicara, anak