Bunga
Majemuk
By
: Yulina Astuti, 17 April 2019, 10.00 wib
![]() |
Add caption |
Model bunga majemuk juga merupakan
penerapan bagian dari aplikasi ekonomi untuk baris dan deret. Pada model bunga
mejemuk , bunga yang dihitung diakumulasikan.
Misalkan
suatu investasi dari P rupiah pada tingkat bunga i per tahun maka pendapatan
bunga pada tahun pertama adalahPi, selanjutnya nilai investasi ini pada akhir
tahun pertama akan menjadi.
P
+ Pi = P (1 + i)
Hasil
dari P(I +i) dianggap sebagai modal awal pada permulaan tahun kedua dan pendapatan
bunga yang diperoleh adalah P (I +i). sehingga hasil nilai investasi pada akhir
tahun kedua adalah
P(1
+i) + P(1 +i)I = P +Pi+Pi+Pii = P (1+2i+i2 ) = P(1+i)2
Selanjutnya
hasil dari P(1+i)2 dianggap sebagai modal awal pada permulaan tahun
ketiga dan pendapatan bunga yang diperoleh P (1+i)2i. sehingga total
investasi tahun ketiga adalah P(1+i)2 + P(1+i)2i = P (1+i)2i =
P(1+i)2(1+i) = P(1+i)2
Demikian
seterusnya sampai pada pada tahun ke โ n sehingga rumusnya adalah
Fn
= P. (1+i)n
Dimana
Fn
= Nilai masa dating
P
= Nilai sekarang
i=
bunga pertahun
n=jumlah
tahun
pendapatan bunga yang diinvestasikan kembali
pada modal awal untuk setiap permulaan periode disebut dengan bunga majemuk.
Pendapatan bunga dari model bunga majemuk ini jumlahnya akan meningkat setiap
periode disebabkan karena modal awal yang meningkat setiap permulaan periode.
frekuensi pembayaran bunga kepada nasabah dilakukan bukan hanya
satu kali dalam setahun, melainkan lebih dari satu kali. Misalnya pembayaran
bunga majemuk secara semesteran, kuartalan, bulanan, atau harian.
Frekuensi pembayaran bunga ini dilambangkan
(m) kali dalam setahun, maka nilai masa datangnya digunakan rumusan:
Fn = P. (1 +

Dimana
Fn = nilai masa dating tahun ke โn
P = niai saat ini/sekarang
i= tingkat bunga per tahun
n= jumlah tahun
m= frekuensi pembayaran bunga dalam setahun
Contoh1 :
Bapak James mendepositokan uangnya di Bank
sebesar Rp 5.000.000 dengan tingkat bunga yang berlaku 12% pertahun
dimajemukkan. Berapa nilai total deposito Bapak James pada akhir tahun ketiga?
Berapa banyak pula pendapatan bunganya?
Penyelesaian :
Diketahui P
= Rp 5.000.000 , i=0,12 n=3
Ditanyakan F3
dan I
Fn
= P (1 +i)
F3=
Rp 5.000.000 (1+0,12)3 = Rp 5.000.000 (1,12)3
= Rp 7.024.640
I = Rp 7.024.640 โ Rp 5.000.000 = Rp 2.024.640
Contoh 2:
Nona Ana ingin menabung uangnya Rp. 5.000.000 dengan tingkat bunga
12% per tahun. Berapakah nilai uangnya di masa dating setelah 5 tahun kemudian
jika dibunga majemukkan secara:
a. Semesteran
b. Kuartalan
c. Bulanan
d. Harian
Penyelesaian:
Diketahui: P = Rp 5.000.000; i = 0,12; n = 5
a.
Pembayaran bunga semesteran (m = 2)
F5 = Rp
5.000.000 .( 1 + 0,12 /2 )(5)
(2) = Rp 5.000.000 .(1,06)10
= Rp. 8.954.238,48
b.
Pembayaran bunga kuartalan (m = 4)
F5 = Rp
5.000.000 .( 1 + 0,12/ 4 )(5)
(4) = Rp. 5.000.000 .(1,03)20
= Rp. 9.030.556,17
c.
Pembayaran bunga bulanan (m = 12)
F5 = Rp
5.000.000 .( 1 + 0,12/ 12 )(5)
(12) = Rp.
5.000.000 .(1,01)60
= Rp. 9.083.483,49
d.
Pembayaran bunga harian (m = 365)
F5 = Rp 5.000.000 .( 1 + 0,12/ 365 )(5) (365) = Rp. 9.109.695,66
Untuk mengetahui nilai uang yang harus
diinvestasikan saat ini agar mempunyai jumlah tertentu pada akhir tahun ke-n,
dapat diperoleh dengan rumusan berikut:
P
= Fn / (1 + i)n
Jika pembayaran bunga majemuk dilakukan
beberapa kali dalam setahun, maka untuk mencari nilai sekarang digunakan
rumusan:
P = Fn /
(1 + i/m)(n)(m)
Contoh 3:
Nyonya Selly merencanakan uang tabungannya di bank pada tahun ke-5
akan berjumlah Rp. 15.000.000 dengan bunga yang dimajemukkan. Tingkat bunga
yang berlaku 15% per tahun. Berapa jumlah uang yang harus ditabungkan Nyonya
Selly saat ini?
Penyelesaian:
Diketahui:
F3= Rp. 15.00 0.000; i= 0,15; n= 5
P = Fn
(1+i)n
P = Rp.15.000.000
(1+0,15)5 = Rp. 7.457.651,03
Cara Menghitung menggunakan
kalkulator perhitungan di atas
Pertama yang harus anada lakukan
adalah tekan angka 15000000 lalu tekan (:) tekan tanda buka kurung (( ) tekan 1
tekan + tekan 0 (nol) tekan koma (,) tekan angka 1 tekan angka 5 tekan tutup
kurung ( )) tekan tanda yx
tekan angka 5 tekan tanda sama dengan (=).
Contoh 4:
Pak Rudy
seorang pengusaha berharap 5 tahun kemudian akan mendapatkan dana sebanyak Rp.
20.000.000. Jika tingkat bunga yang berlaku saat ini 12% per tahun dan
dibayarkan secara kuartalan, berapa jumlah dana yang harus ditabung Pak Rudy
saat ini?
Penyelesaian:
Diketahui:
F5= Rp. 20.000.000; i= 0,12; n= 5; m= 4
P = ๐น๐ (1+ ๐ /๐ ) ( ๐) .(๐ )
P = Rp .20.000.000/ (1+0,12 /4 ) 5) .(4) = Rp .20.000.000 (1,03)20 = Rp.
11.073.515,08
Cara
menggunakan kalkulator scientific untuk perhitungan diatas :
Tekan
20000000 tekan(:) tekan buka kurung ( ( ) tekanangka 1 tekan angka tambah tekan
angka nol (0) tekan tanda (,) tekan angka 1 tekan angka 2 tekan (:) tekan angka
4 tekan tutup kurung ( ) ) tekan yx tekan angka 2 tekan angka 0
tekan =
Sumber :
M Yacob
Ibrahim, 2009, studi kelayakan bisnis