-->

    Social Items

Pengertian Total Quality Management



Pengertian Total Quality Management

Total Quality Management atau yang disebut dengan Manajemen kualitas Total bukan hal yang baru dalan suatu perusahaan . untuk memahami Total Quality Management sebaiknya anda terlebih dahulu mengetahui apa itu Kualitas?

Kualitas adalah atribut yang membedakan suatu produk atau layanan dari para pesaingnya.

Juran (1993) kualitas adalah kecocokan penggunaan produk (fitness for use) untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Kecocokan penggunaan ini didasarkan pada lima ciri utama yaitu ;

            Teknologi, yaitu kekuatan atau  daya tahan

            Psikologis, yaitu citra rasa atau status

            Waktu, yaitu kehandalan

            Kontruktual, yaitu adanya jaminan

            Etika yaitu, sopan santun, ramah dan jujur

Kecocokan penggunaan suatu produk adalah apabila produk mempunyai daya tahan penggunaan yang lama, meningkatkan citra atau status konsumen yang memakainya, tidak mudah rusak, jaminan kualitas dan sesuai etika bila digunakan.

Menurut Crosby (1979) kualitas adalah confirmance to requirement, yaitu sesuai dengan yang disyaratkan atau distandarkan. Suatu produk memiliki kualitas apabila sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan. Standar kualitas meliputi bahan baku, prose produksi dan produk jadi.

Deming (1982) kaulitas adalah kesesuaian dengan kebutuhan pasar atau konsumen. Perusahaan harus benar – benar dapat memahani apa yang dibutuhkan konsumen atas suatu produk yang akan dihasilkan.

Feigenbaum (1986) kualitas adalah kepuasan pelanggan sepeneuhnya (full customer satisfaction). Sautu produk dikatakan berkualitas apabila dapat memberikan kepuasan sepenuhnya kepada konsumen yaitu sesuai dengan apa yang diharapkan konsumen atas suatu produk.

Pada dasarnya kualitas memiliki peran yang sangat penting dalam setiap kegiatan  bisnis, kualitas dapat memberikan dampak penurunan biaya produksi dan dapat meningkatkan pendapatan.

Proses produksi yang memperhatikan kualitas akan menghasilkan produk berkualitas yang bebas dari kerusakan dan pemborosan serta inefisiensi berkurang sehingga ongkos produksi perunit akan menjadi rendah dan berakibat pada harga pokok menjadi lebih kompetitif.

Salah satu usaha organisasi yang diterapkan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) atau di Indonesia dikenal istilah Pengendalian Mutu Terpadu (PMT).

Total Quality Management (TQM)

TQM didefinisikan  sebagai upaya berkelanjutan oleh manajemen serta karyawan dari organisasi tertentu untuk memastikan loyalitas pelanggan jangka panjang dan kepuasan pelanggan.

Cara terbaik agar dapat memperbaiki kemampuan komponen – komponen tersebut secara berkesinambungan adalah dengan menerapkan peran TQM. 
Menurut Edwin zusrony penerapan TQM dalam suatu perusahaan dapat memberikan beberapa manfaat utama yang pada gilirannya meningkatkan laba serta daya saing perusahaan yang bersangkutan.

Unsur – unsur TQM

            Focus pada Pelanggan
            Pelanggan berperan besar untuk bisa memajukan suatu perusahaan, karena pelanggan dapat menentukan nilai kualitas produk yang disampaikan kepada mereka. Kritik dan saran dari pelanggan terhadap kualitas perusahaan yang menjadikan peerusahaan tersebut menjadi lebih baik.

            Obsesi terhadap kualitas
Perusahaan harus terobsesi untuk memenuhi ataupun melebihi kualitas barang atau jasa yang diinginkan oleh pelanggan.
            Pendekatan ilmiah
            Pendekatan ilmiah yang dilakukan dengan cara penerapan TQM khususnya dalam hal mendesai pekerjaan dan dalam proses pengambilan keputusan dan pemecahan masalah yang berkaitan dengan desain pekerjaan tsb.

            Komitmen jangka panjang
            Komitmen jangka panjang sangat diperlukan dan sangat penting guna mengadakan perubahan agar penerapan TQM dapat sejalan dengan sukses.

            Pendidikan dan pelatihan
            Perusahaan yang menerapkan pendidikan dan pelatihan dapat terus berkembang, jika perusahaan tidak melakukan pendidikan dan pelatihan, maka akan menyebabkan perusahaan tersebut tidak berkembang dan sulit bersaing dengan perusahaannya lainnya.

            Perbaikan system
            System yang ada perlu diperbaiki secara terus menerus agar kualitas yang dihasilkan dapat meningkat.

            Kerjasama tim
            Kerja sama tim yang baik dapat menghasilkan  produk yang lebih bagus.

            Strategi Perencanaan
            Perencanaan harus dibuat sebaik mungkin, perencanaan perusahaan yang tidak baik akan membuat perusahaan mengalami kemunduran.

            Lokasi
            Lokasi merupakan salah satu kegiatan awal yang harus dilakukan sebelum perusahaan mulai beroperasi, lokasi diguakan untuk memproduksi atau menghasilkan barang maupun jasa.

            Kebijakan industry
            Kebijakan industry bertujuan untuk berperilaku mengarahkan pada peningkatan daya saing da menyingkirkan rintangan – rintangan yang mengurangi daya saing

            Teknologi
            Teknologi yang dirancang dengan baik berguna untuk memperluas kemampuan manusia dalam meningkatkan daya saing suatu perusahaan.

            Sumber daya manusia
            SDm merupakan komponen yang paling penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan

Manfaat TQM (Total Quality Management)
Adapun manfaat TQM bagi perusahaan
  •          TQM memungkinkan untuk membangun mutu disetiap langkah proses produksi demi meghasilkan produk yang 100% bebas cacat
  •               TQM memungkinkan perusahaan menemukan kesalahan atau kegagalan akhir berubah menjadi musibah bagi perusahaan
  •                   TQM memungkinkan desain produk mengikuti keinginan pelanggan secara efisien sehingga produknya selalu dibuat sesuai pilihan pelanggan
  •             TQM dapat membantu perusahaan menemukan data – data produksi yang salah


Yamit (2001) menyatakan TQM tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan saja tetapi juga bermanfaat bagi pelanggan dan karyawan.

Keyword ; kualitas, Total Quality Management

Related Post

Load Comments

Subscribe Our Newsletter

close