-->

    Social Items

Perencanaan SDM




Perencanaan SDM

            Geer dalam Helmi (2006) menyatakan sistem perencanaan SDM terdiri dari empat kegiatan yang saling berhubungan dan terpadu yakni :
1.     Inventarisasi persediaan SDM
2.      Forecast SDM : untuk memprediksi permintaan dan penawaran karyawan diwaktu yang akan datang
3.      Penyusunan rencana – rencana sumber daya manusia : untuk memadukan permintaan dan penawaran personalia dalam perolehan tenaga kerja yang qualified melalui penarikan, seleksi, latihan, penempatan, tranfer, promosi dan pengembangan
4.      Pengawasan dan evaluasi : untuk memberikan umpan balik kepada sistem dan memonitor derajat pencapaian tujuan – tujuan dan sasaran perencanaan sumber daya manusia.




Jackson and Schuler (2003) menyatakan agar perencanaan SDM mampu mengikuti perkembangan global, harus mensinergikan antara strategic business planning dan HR Planning strategic change yang meliputi visi dan misi.


            Kim dan Mauborgne (2005) menyatakan untuk mencapai kondisi pertumbuhan kinerja perusahaan setidaknya ada empat rintangan yang harus dihadapi oleh pemimpin yaitu :
1.       Rintangan kognitif yaitu  menyadarkan karyawan pentingnya perpindahan strategis2.      Keterbatasan SDM, karena semakin besar pergeseran dalam strategi maka semakin besar sumber daya yang dibutuhkan untuk mengeksekusi strategi itu3.      Rintangan motivasi, yaitu bagaimana perusahaan bisa memotivasi para talent untuk bergerak dengan cepat dan tangkas meninggalkan status quo4.      Rintangan politis.


Sementara Bharwani dalam Helmi  (2006) menyatakan mengukur keefektifan Human Capital Excellence ke dalam 4 kategori yakni:
 1.    Rekruitmen, seleksi dan penempatan (recruitment, selection and placement), yaitu apakah perusahaan memiliki metodologi, strategi, praktek dan sistem yang menunjang proses tersebut. Apakah program suksesi menjadi bagian rencana rekruitmen, apakah setiap lowongan dikomunikasikan kedalam dan diberikan penjelasan mengenai persyaratan dan kriteria lowongan, apakah setiap pihak  terlibat.  
 2.      Pelatihan dan pengembangan (training and development), salah satu alat ukur untuk meningkatkan knowledge management suatu perusahaan adalah seberapa banyak pelatihan yang dilakukan untuk memenuhi persaingan saat ini. 
3.      Manajemen kinerja (performance Management), program – program sumber daya atau praktek – praktek yang digunakan perusahaan untuk menyelaraskan sasaran kerja individu dan kelompok dengan sasaran perusahaan. Secara garis besar mencakup hubungan antara kepuasan pelanggan internal dan eksternal dengan sasaran kerja individual, kelompok dan departemen, pengukuran keefektifan para manajer menilai karyawan serta pemberian umpan balik dan coaching yang berkesinambungan menilai kinerja dan mengelola konsekuensi dari kinerja buruk. 
4.      Kompensasi dan penghargaan (reward and compensation) : kemampuan perusahaan dalam menggunakan kompensasi dan penghargaan untuk mendorong daya saing perusahaan, menyelaraskan sasaran kerja dan individu/ kelompok dengan sasaran perusahaan serta memperkuat perilaku posistif terhadap pelanggan.

Sumber : Helmi , Safrizal (2006), Studi Kelayakan Bisnis





Related Post

  • Komponen Sikap Komponen – Komponen Sikap Hay….sobat Kuliah-yuk.com. salam semangat menambah wawasan ilmu pengetahuan. … Read More
  • Sikap Kerja Sikap Kerja By yulina Astuti Hallo Sobat Kuliah-yuk.com kali ini kita akan coba membahas tentang Sikap Kerja. … Read More
  • Definisi Kepuasan Kerja Definisi Kepuasan Kerja By Yulina Astuti Definisi kepuasan Kerja, hallo sobat kuliah-yuk.com pada session ini k… Read More
  • Definisi Sikap Sikap Terminologi Sikap Halo Sobat Kuliah-yuk.com,,,, kali ini kita jumpa lagi dan akan coba membahas tenta… Read More
Load Comments

Subscribe Our Newsletter

close